Mawar Sharon Jemaat Kasih Karunia Oesao

Sabtu, 30 Oktober 2010

Weekend

1. Wake Up (Bangunlah) – ambil keputusan untuk menyambut setiap hari baru dengan penuh sukacita.
~ “Inilah hari yang dijadikan TUHAN, marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya.” (Mazmur 118:24)

2. Dress Up (Berdandanlah) – cara yang paling baik untuk berdandan adalah dengan tersenyum. Anda tidak perlu mengeluarkan biaya yang mahal untuk membuat penampilan Anda menjadi lebih baik, yang perlu Anda lakukan hanyalah TERSENYUM.
~ “Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.” (1 Samuel 16:7)

3. Shut Up (Berdiamlah) – ucapkanlah hal-hal yang baik dan belajarlah untuk mendengar. Tuhan memberikan kepada kita dua telinga dan satu mulut dengan maksud agar kita mendengarkan dua kali lebih banyak daripada berbicara.
~ “Siapa menjaga mulutnya, memelihara nyawanya.” (Amsal 13:3)
~ “Siapa mengumpat, membuka rahasia, sebab itu janganlah engkau bergaul dengan orang yang bocor mulut.” (Amsal 20:19)
~ “Dengarkanlah nasihat dan terimalah didikan, supaya engkau menjadi bijak di masa depan.” (Amsal 19:20)

4. Stand Up (Berdirilah) – dan pegang teguh apa yang Anda percayai. Jika Anda tidak berpegang teguh pada sesuatu, maka Anda akan mudah jatuh dalam hal apa pun.
~ “Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah. Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.” ( Galatia 6:9-10)

5. Look Up (Pandanglah) – kepada Tuhan.
~ “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.” (Filipi 4:13)

6. Reach Up (Raihlah) – atau kejarlah sesuatu yang lebih tinggi. Berusahalah selalu untuk membuat diri Anda menjadi lebih baik.

7. Lift Up (Angkatlah) – Doa-doa Anda.
~ “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.” (Filipi 4:6)

JESUS BLESS ALL ^___^
HAPPY WEEKEND

Post By : Yohana Lina Susanti 小兰

Rabu, 27 Oktober 2010

Dalam Kesesakanmu Berserulah kepada TUHAN

Kemudian mereka menarik dan mengangkat Yeremia dengan tali dari perigi itu.“ Yeremia 38:13a

Mungkin kita berkata dalam hati, “Menjadi orang percaya ternyata tidak mudah, acapkali kita diperhadapkan pada masalah atau kesesakan.” Tapi bukan hanya orang Kristen saja yang punya masalah, semua orang tanpa kecuali (selama masih bernafas di dunia ini) pasti punya masalah. Jadi kita tidak mengalaminya sendiri! Karena itu, stop mengasihi diri sendiri karena ada satu hal yang pasti, yaitu jaminan pemeliharaan Tuhan bagi anak-anakNya. Pemazmur berkata, “Kemalangan orang benar banyak, tetapi Tuhan melepaskan dia dari semua itu;” (Mazmur 34:20). Tuhan selalu punya cara ajaib untuk menolong dan menyediakan jalan keluar bagi setiap permasalahan. Masalah tidak hanya dialami orang Kristen awam, tetapi bisa terjadi dalam kehidupan pelayan Tuhan atau orang-orang yang terlibat dalam pelayanan pekerjaan Tuhan.

Yeremia, meskipun sebagai nabi Tuhan, pun mengalami masa-masa yang sulit. Ketika menyampaikan nubuat yang diperintahkan Tuhan kepadanya, Yeremia dibenci dan dianiaya. Tertulis: “Maka mereka mengambil Yeremia dan memasukkannya ke dalam perigi….mereka menurunkan Yeremia dengan tali. Di perigi itu tidak ada air, hanya lumpur, lalu terperosoklah Yeremia ke dalam lumpur itu.” (Yeremia 38:6). Dalam keadaan demikian, sudah tentu sebagai manusia Yeremia merasa takut dan nyaris putus asa. Tetapi Yeremia tidak berteriak-teriak minta tolong kepada manusia. Alkitab mencatat Yeremia berseru kepada Tuhan, “Ya Tuhan, aku memanggil namaMu dari dasar lobang yang dalam. Engkau mendengar suaraku!” Janganlah Kaututupi telingaMu terhadap kesahku dan teriak tolongku!” (Ratapan 3:55-56).

Sungguh, Tuhan itu bukan Tuhan yang tuli, Dia mendengar teriak anak-anakNya yang berada dalam kesesakan. Maka Tuhan memakai Ebed-Melekh untuk menyelamatkan Yeremia. Orang Etiopia itu melapor kepada raja bahwa Yeremia telah dimasukkan ke dalam perigi (Yeremia 38:7-9). Lalu raja menyuruh Ebed-Melekh untuk membebaskan Yeremia, “Bawalah tiga orang dari sini dan angkatlah nabi Yeremia dari perigi itu sebelum ia mati!” (Yeremia 38:10). Bila saat ini kita sedang dalam ‘perigi masalah’ dan sepertinya tidak ada harapan, berserulah kepada Tuhan, Dia pasti akan memberikan jalan keluar yang terbaik.

Kata Yeremia, “Ya Tuhan, Engkau telah memperjuangkan perkaraku, Engkau telah menyelamatkan hidupku.” Ratapan 3:58

Post by: Vicky Ch Boediarto

Jumat, 22 Oktober 2010

TAK LAGI KUATIR DAN TETAP BERSYUKUR

Post By: Vicky Ch Boediarto

"Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.” Filipi 4:6

Firman Tuhan mengajarkan kita untuk menyatakan permohonan kepada Allah dalam segala hal. Segala hal berarti seluruhnya, tanpa ada perkecualian. Jadi dalam segala hal, dengan doa dan permohonan dengan ucapan syukur, kita menyampaikan permohonan kepada Allah. Banyak orang datang kepada Tuhan dengan doa dan permohonan tetapi masih saja kuatir, mengeluh serta menggerutu. Jika kita terus menggerutu tentang permasalahan yang ada dan berusaha menyelesaikannya dengan kekuatan sendiri, maka berarti kita tidak perlu lagi berdoa dan datang kepada Tuhan, bukan? Selama kita terpaku dan memegang erat-erat masalah kita tidak ada gunanya untuk berdoa, karena berarti kita belum mau melepaskan dan menyerahkan sepenuhnya kepada Tuhan.

Mari perhatikan apa yang Alkitab ajarkan tentang masalah yang kita alami: “Serahkanlah segala kekuatiranmu kepadaNya, sebab Ia yang memelihara kamu.” (1 Petrus 5:7). Jika kita menyerahkan masalah yang kita kepada Tuhan, kita tidak perlu memikirkan masalah itu lagi karena masalah itu sudah ada di tangan Tuhan. Dia mau menanggung kekuatiran kita sehingga kita pun tidak perlu menanggunya lagi. Amin? Tuhan memerintahkan kita untuk tidak kuatir dengan menyerahkan kekuatiran itu kepadaNya dalam doa dan permohonan serta ucapan syukur.

Kunci utama untuk lepas dari kekuatiran adalah memuji Tuhan. Tuhan akan membebaskan kita dari semua permasalahan yang ada jika kita mau belajar memuji dan bersyukur kepadaNya. Mengucap syukur dalam segala perkara kepada Tuhan adalah penting. Ada banyak ayat dalam Perjanjian Lama yang berbicara mengenai ucapan syukur kepada Tuhan. Salah satunya adalah: “Masuklah melalui pintu gerbangNya dengan nyayian syukur, kedalam pelataranNya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepadaNya dan pujilah namaNya! Sebab Tuhan itu baik, kasih setianya untuk selama-lamanya, dan kesetiaanNya tetap turun-temurun.” (Mazmur 100:4-5). Memasuki gerbang Allah dan pelataranNya dengan pujian adalah menunjuk kepada hal berdoa.

“Persembahkanlah syukur sebagai korban kepada Allah… Berserulah kepadaKu pada waktu kesesakan, Aku akan meluputkan engkau, dan engkau akan memuliakan Aku.” Mazmur 50: 14-15

Selasa, 19 Oktober 2010

Info Kesehatan

Post By: Yohana Lina Susanti 小兰 18 Oktober jam 22:17

Kedokteran mencatat :
- Kalau 5 menit marah, imun system tubuh kita depressi 6 jam
- Kalau kita dendam, imun tubuh kita mati. Disitulah bermula segala macam penyakit.
- Diabetes adalah ibu dr semua penyakit. Jadi perhatikan makan gula! 1 donut manis menyebabkan imun sistem hilang 6 jam.
- Hanya tumbuhan & sayur yg membuat tubuh kita alkaline. Selama kita alkaline, sakit cepat sembuh.

Usus artinya :
- the seat of emotion (tempat duduknya emosi)
- second brain (otak kedua tubuh)
Makanya kita banyak pikiran, maag bisa kena.

Positive cycle :
-Healthy food leads to positive emotion
-Positive emotion lead to stronger relationship
-Strong relation lead physical health
-Physical health help us make health food choices.

Orang yg sering BT, terbukti kadar serotoninnya kurang (vitamin B, krn makanannya gak sehat).

Hormon endorfin (hormon yg membuat gembira) membuat kita sehat, ini bisa terjadi kalau kita punya RELATION yg baik, punya KASIH!!!

Kadar stress dr yg paling tinggi :
1 Kematian pasangan : 100
2 Divorce : 60
3 Separate from living partner : 60
4 Death of close family : 60
5 Menopause : 60, dst

Minyak transfat : kentucky, margarine, donuts, burger.
Itu adalah pembuat mood up & down seenaknya.
Kadang happy, kadang bete, kadang cinta, kadang sebel abis. Plus penyebab penyempitan jantung tertinggi.

Pemakan buruk akan menyebabkan :
- bad mood
- poor self image
- isolation
- irritability
- uncontrolled anger
- mental confussion
- depression

Please be wise ...to yourself !
Semoga bermanfaat.
Tuhan memberkati.

Senin, 18 Oktober 2010

Doa Itu Roda Hidupmu

Post By:
Virgina Ch Boediarto 17 Oktober 2010



Doa bukan seperti "Ban Cadangan" yang kamu pakai ketika kamu dalam kesulitan, namun doa adalah "Roda Kemudi" yang menuntunmu di jalan yang benar.

Apa kamu tahu mengapa kaca depan sebuah mobil begitu besar dan kaca spion begitu kecil.? Karena MASA LALU kita tidak sepenting MASA DEPAN kita. Lihatlah ke Depan dan bergerak Maju, jangan diam ditempat.

Persahabatan itu seperti sebuah BUKU. Hanya perlu beberapa detik untuk membakarnya, namun perlu berbulan - bulan untuk menulisnya.

Segala hal dalam hidup ini adalah sementara. Bila berjalan dengan lancar, maka.... nikmatilah, semua itu tidak akan bertahan selamanya. Bila berjalan tidak benar, maka.... jangan kuatir, semua itu tidak bertahan selamanya juga.

Teman Lama adalah Emas. Teman Baru adalah Berlian. Jika kamu mendapatkan sebuah berlian, jangan lupakan emas. Karena untuk dapat meletakkan sebuah Berlian, kamu selalu memerlukan dudukannya yang terbuat dari Emas.

Seringkali ketika kita kehilangan harapan dan berpikir bahwa inilah akhir dari semuanya, TUHAN tersenyum dari atas sana dan berkata, "Santailah, sayang, ini hanyalah sebuah kelokan, bukan akhir.!"

Ketika TUHAN menyelesaikan masalah-masalahmu, kamu memiliki keyakinan atas kemampuanNYA; Ketika TUHAN tidak menyelesaikan masalah-masalahmu, DIA memiliki keyakinan atas kemampuanmu.

Ketika kamu berdoa untuk orang lain, Tuhan mendengarkanmu dan memberkati mereka. Dan, kadangkala, ketika kamu aman dan bahagia, ingatlah bahwa seseorang telah berdoa untukmu.

KEKUATIRAN tidak akan menghilangkan KESULITAN di hari esok, namun menghilangkan KEDAMAIANmu pada hari ini.

Selamat mengalami perjalanan yang berbuah.!


Renungan Malam

Suatu hari ada seorang ibu pembuat tempe yg sdg sakit tp ttp berusaha membuat tempe, akibatnya si ibu agak lambat mmbuat tempenya. Disaat ibu ini harus berangkat ke pasar utk menjual tempe buatannya tp tempe itu blm jadi, akhirnya si ibu mulai berdoa kpd Tuhan, "Tuhan aku tau mujizatMu sgt nyata krn itu ubahlah kedelai2ku ini menjadi tempe yg bisa ku jual", ketika selesai berdoa & membuka mata trnyata kedelai2 itu blm menjadi tempe.

Dan si ibu ini berdoa lagi, "Tuhan aku tau Engkau akan mengubah kedelai2ku menjadi tempe disaat aku sdg berjalan ke pasar" pd saatnya si ibu tiba di pasar, ketika dibuka ternyata ttp kedelai & blm mnjadi tempe..

Dgn perasaan kecewa si ibu mulai mengungkapkan kata2 kekecewaannya, "Tuhan knp Engkau tdk mengubah kedelai2 ku menjadi tempe yg bisa ku jual.. katanya Engkau mengasihi umatMu mana buktinya.!!"

Si ibu mulai tambah bingung ketika seluruh dagangan pedagang di samping kiri kanannya hbs terjual, tp ibu ini belum satupun tempenya terjual. Tiba akhirnya si ibu mulai berkemas2 & siap utk plg kerumahnya, ada seorang ibu berteriak2 mencari siapa pedagang yg mempunyai tempe yg blm jadi krn mau dikirim keluar kota & saat itu tempe si ibu yg blm jadi habis di borong oleh pembeli tadi. Saat itu si ibu tersungkur minta ampun sama Tuhan krn tdk percaya akan kuasa Tuhan yg ajaib.

Suatu hari mungkin kita pernah berdoa utk sesuatu yg kita inginkan & kita harapkan ttp ternyata apa yg kita dpt tidak sesuai yg kita doakan, apa yg akan kita lakukan...? Kecewa...!!! Marah...!!! Tapi mulai hari ini belajarlah utk slalu mengerti rencana Tuhan dlm hidup kita bahwa rancangan Tuhan adlh rancangan Damai Sejahtera & bkn rancangan kecelakaan krn itu tetaplah mengucap syukur atas apa yg sdh kita terima saat ini.

Ingatlah….
Tuhan punya waktu sendiri utk menjawab setiap doa kita.

Kamis, 14 Oktober 2010

"JANGAN TAKUT"

TUHAN MENYERTAI


“apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan, dan nyala api tidak akan membakar engkau.” Yesaya 43:2b.

Bila saat ini sedang melewati masa-masa yang tidak menyenangkan, persoalan atau penderitaan datang silih berganti mewarnai hari-hari kita, jangan sekali-kali menyerah dan putus asa, apalagi sampai marah kepada Tuhan. Pencobaan yang kita alami bisa saja antara lain terjadi karena ketidaktaatan atau kesalahan kita.

Tidak ada jalan lain, kita harus segera bertobat dan minta ampun kepada Tuhan. Namun yang pasti, pencobaan juga merupakan senjata yang digunakan Iblis untuk mneghancurkan hidup kita; pencobaan adalah tanda bahwa Iblis sangat membenci kita. Sebaliknya, bila pencobaan itu diijinkan Tuhan, maka itu adalah cara Tuhan untuk mengembangkan karakter kita. Kita tidak akan bertumbuh tanpa melewati ujian atau pencobaan. Jadi jangan terkejut dan berkecil hati! Jangan pernah mau diintimidasi Iblis, karena “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya.” (1 Korintus 10:13). Selama ini banyak orang Kristen yang menjadi frustasi, drop/hilang semangat dan tidak lagi berpaut kepada Tuhan saat dalam pencobaan. Mari kita belajar dari Daud, yang meski dalam keadaan buruk senantiasa menggunakan bahasa iman. Bahasa iman itu sangat penting dalam kehidupan kita agar kuasa pertolongan Tuhan dapat bekerja di dalam kita. Daud berkata, “Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku;” (Masmur 23:4a).

Kalau kita yakin akan penyertaan Tuhan, sebagaimana Daud mengalaminya, kita tidak akan berbicara mengenai lembah kekelaman, tetapi kita akan menggemakan penyertaan Tuhan di mana pun kita berada. Bersama Tuhan Yesus kita akan aman terpelihara. Seringkali kita tidak merasakan betapa Tuhan itu menyertai kita, tetapi kita harus yakin seperti Daud berkata, “Tuhan besertaku!” Itulah sebabnya Daud tidak takut berada dalam lembah kekelaman.

Hari ini, Allah sendiri telah menegaskan janjiNya kepada kita: “Janganlah takut, sebab Aku ini menyertai engkau,….” (Yesaya 43:5a).