Mawar Sharon Jemaat Kasih Karunia Oesao

Senin, 06 September 2010

http://renungan-harian-kita.blogspot.com/

http://renungan-harian-kita.blogspot.com/

"To Day"

 
06 September jam 10:04
 
“Sungguh, hatinya melekat kepadaKu, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal namaKu.” Mazmur 91:14

Sering orang Kristen mempertanyakan janji-janji firman Tuhan dalam kehidupan ini. Mereka mengeluh mengapa janji Tuhan belum juga dapat dinikmati.

Sesungguhnya, kepada siapakah janji-janji Tuhan itu ditujukan? Yaitu kepada “Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada Tuhan: ’Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercaya.’” (Mazmur 91:1-2). Tempat perlindungan itu ialah Tuhan Yesus dan firmanNya: maksudnya kita harus tinggal dalam Kristus dan di dalam firmanNya (baca Yohanes 15:7). Bila kita tidak mau tinggal di dalam firmanNya kita akan banyak menjumpai banyak kesulitan. Banyak orang Kristen mencoba-coba hidup di luar firmanNya dan berfikir suatu saat kelak masih ada kesempatan kembali bertobat. Tetapi, seringkali masalah sudah datang terlebih dahulu sebelum kita sempat kembali dan tinggal dalam ‘tempat perlindungan’ tadi; maka bertanya-tanyalah kita mengapa itu terjadi, mengapa Tuhan ijinkan, bukankah Tuhan berjanji akan melindungi kita di bawah kepakNya dan kesetiaanNya seperti perisai dan pagar tembok.

Marilah memeriksa diri apakah kita sudah ‘tinggal’ di dalam Dia dan firmanNya di ‘dalam’ kita. Bila kita tidak tinggal dalam ‘daerah perlindunganNya’ (firmanNya), ketika masalah terjadi secara bertubi-tubi menyerang kehidupan kita bukanlah Tuhan yang ingkar janji, karena apabila kita berjalan di jalur Tuhan dan melakukan kehendakNya, persoalan boleh saja datang, tetapi Tuhan pasti turut campur tangan dan membela kita. Dia berkata, “Bila ia berseru kepadaKu, aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya.” (Mazmur 91:15). Jika kita tinggal di luar perlindunganNya dan firmanNya itulah kesukaan kuasa jahat dan sasaran empuknya. Iblis akan berusaha mengganggu kita dengan berbagai masalah, sebab iblis tahu bahwa kita akan kalah. Orang yang berbeda di luar ‘benteng perlindunganNya’ mudah terkena serangan musuh, sebab “…si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa dan mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.” (1 Petrus 5:8).

Untuk beroleh pemeliharaan dan perlindunganNya kita harus karib dengan Tuhan dan hidup dalam ketaatan!