(2 Korintus 10:3-5)
Strategi iblis untuk menjatuhkan orang-orang percaya selalu sama, yaitu dengan tipu daya. Kita belajar dari 2 Korintus 11:14 bahwa setan seringkali "menyamar sebagai malaikat terang." Bahkan Yesus pun menyebutnya sebagai "bapa segala dusta" (Yohanes 8:44). Senjata terbaik bagi kita untuk melawan tipu daya iblis adalah kebenaran. Itulah yang menjadi andalan Paulus dalam bacaan kita pagi ini.
Salah satu tipu dayanya yang kuno, tetapi selalu berhasil dilakukannya adalah lewat godaan yang dapat membuat kita ragu-ragu akan kebenaran Firman Tuhan dan karakterr Allah yang penuh kasih. Bila ia berhasil dengan jebakan itu, kita tidak ubahnya seperti seorang prajurit yang menyerah begitu saja tatkala musuh datang mendekat. Anda akan dipukul KO berulang-ulang dan jika Anda membiarkan semua keraguan ini menyerang Anda terus, berarti Anda telah memberika pijakan kaki kepada setan, yang akhirnya akan melemahkan dan menghancurkan Anda ke dalam jurang kehancuran yang lebih besar lagi.
Rancangan iblis yang lain adalah mengalihkan perhatian kita, yakni menjauhkan pikiran kita dari apa yang paling penting pada saat tertentu, dengan membuat kita begitu sibuk sehingga kita kehilangan fokus. Setan jarang sekali menggunakan hal-hal yang jelas berdosa atau keterlaluan untuk mengalihkan perhatina kita dari Kristus. Ia suka memakai hal-hal yang baik untuk secara licik membangun tembok "gangguan" di sekitar kita, sehingga sedikit demi sedikit kita tidak peka lagi mendengarkan suara Allah.
Oleh sebab itu mintalah agar Roh Kudus selalu memberitahukan kepada Anda area mana saja di dalam hidup Anda yang mudah terserang tipu daya si jahat. Paulus mengajak kita memakai strategi yang dia sudah terapkan, yaitu dengan perlengapan senjata Allah dan mengenali Firman-Nya dengan benar. Selamat mencoba.***
DR. CHARLES F. STANLEY
Selamat pagi.
Tuhan memberkati