Bapa di surga selalu berbicara secara pribadi kepada anak-anak-Nya lewat berbagai cara. Cara yang sering dipilih-Nya adalah melalui Firman-Nya. Namun Dia juga berkomunikasi dengan kita melalui Roh-Nya. Allah bisa saja memakai setiap situasi dan orang untuk meneguhkan apa yang dikatakan Alkitab. Itulah sebabnya kita perlu menjadi orang yang peka.

Untuk melatih kepekaan itu dengan baik, kita harus ingat bahwa mendengar adalah proses yang aktif dan berkelanjutan. Kita harus selalu menyadari bahwa IA memiliki sesuatu untuk dikomunikasikan kepada kita setiap hari. Karena itu kita perlu memberikan waktu khusus bagi-Nya. Biarlah Allah berbicara kepada Anda dalam berbagai situasi, dan ingatlah IA selalu melakukannya dengan cara yang dapat kita mengerti.
Kunci berikutnya untuk dapat medengar suara Allah, adalah dengan merenungkan Firman-Nya. Bila kita rajin melakukan hal ini, kita sedang membawa hati dan pikiran kita untuk selalu siap dibentuk. Ketika kita membaca Firman, ajukanlah beberapa pertanyaan seperti, "Tuhan, adakah contoh di sini yang harus aku ikuti?" atau "Adakah janji atau perintah yang kubaca adalah untuk diterapkan di dalam situasiku?"
Melatih kepekaan dapat dipupuk dengan cara selalu meresponi apa yang kita baca dan dengar. Masalahnya, kita sering bergumul karena tidak yakin apakah yang kita dengar itu dari Tuhan. Itu sebabnya kita perlu mengkorfirmasi dengan Firman Tuhan. Bila hati kita rindu untuk selalu berjalan bersama-Nya, maka IA pasti dengan lembut mengoreksi setiap langkah yang salah, dan menuntun kita tetap di jalan-Nya.
Selanjutnya dibutuhkan komitmen yang kuat dan praktik yang teratur untuk membangun sikap hati yang mau mendengar. Nah, pastikalah hari ini hati kita sudah kita condongkan untuk medengar Dia.***
Selamat pagi.
Tuhan memberkati.
Post By : 黄秋婵
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
God Bless